Breaking News

Tragedi Calon Jaksa: Latihan "Maut" di Diklat Kejaksaan yang Bikin Masyarakat Geram!



Jakarta, 16/3/2026, MedanPers. Id
Sebuah kematian tragis mengguncang dunia pendidikan jaksa: 
seorang siswi calon jaksa tewas di tengah pendidikan militer ala Badiklat Kejaksaan RI. Korban, peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ), sempat dirawat darurat sebelum dinyatakan meninggal di rumah sakit pada Jumat malam (13/3). 

Dugaan pola latihan super keras langsung jadi sorotan—apakah ini korban pertama dari "kurikulum maut"?Publik langsung ramai. "Ini bukan sekadar kecelakaan, tapi alarm bahaya!" tegas pengamat hukum di media sosial.

 Kelompok masyarakat sipil mendesak Kejaksaan bentuk tim investigasi independen untuk gali penyebab sebenarnya—jangan sampai kasus ini ditutup ala kadarnya.Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen, Jan Maringka, angkat bicara: "Ini dugaan kasus meninggal pertama di PPPJ. 

Kurikulum padat merayap bisa jadi biang keroknya—harus dievaluasi serius sekarang juga!" Kata-katanya memicu gelombang diskusi: disiplin tinggi boleh, tapi nyawa peserta jangan jadi taruhan.

Tragedi ini buka luka lama soal standar pembinaan di lembaga penegak hukum. Dari Polri hingga Kejaksaan, berapa lagi korban "latihan ekstrem" yang harus jatuh sebelum ada perubahan? Kejaksaan diminta transparan: autopsy lengkap, rekam jejak latihan, dan reformasi segera. Masyarakat menunggu—jangan sampai ini jadi berita hitam yang terlupakan.
© Copyright 2022 - MEDAN PERS