Aceh Tamiang 8/1/2025, MedanPers. Id
Presiden Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau secara langsung perkembangan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor. Di lokasi, Presiden memimpin Rapat Terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih guna membahas percepatan penyelesaian huntara yang dibangun oleh Danantara.
Sebanyak 600 unit huntara dijadwalkan akan diserahterimakan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026. Program ini merupakan bagian dari pembangunan total 15.000 hunian di tiga provinsi terdampak bencana, yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan.
"Pembangunan huntara ini merupakan komitmen negara untuk hadir secara nyata dan memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran," kata Presiden dalam rapat terbatas.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat terdampak bencana dan memastikan mereka dapat segera kembali menjalani kehidupan yang lebih aman dan layak.
Keterangan:
- 600 unit huntara akan diserahterimakan pada 8 Januari 2026
- Total 15.000 hunian akan dibangun di tiga provinsi terdampak bencana
- Target penyelesaian: tiga bulan ke depan
- Pembangunan huntara merupakan bagian dari komitmen negara untuk memulihkan kehidupan masyarakat terdampak bencana
Social Header