Breaking News

Pantai Gading Tegaskan Dukungan untuk Kedaulatan Maroko di Sahara


Rabat, Medan PERS. Id
Republik Pantai Gading kembali menegaskan dukungan terhadap keutuhan wilayah Kerajaan Maroko, termasuk wilayah Sahara. Sikap itu disampaikan dalam Komunike Bersama usai pertemuan bilateral di Rabat, Kamis (21/5/2026).

Pertemuan mempertemukan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita dengan Menteri Negara sekaligus Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Pantai Gading Nialé Kaba. Kunjungan ini menjadi agenda kerja perdana Nialé Kaba ke Maroko sejak menjabat.

Dalam pernyataan bersama, Pantai Gading menegaskan komitmennya terhadap Inisiatif Rencana Otonomi yang diajukan Maroko. Abidjan juga menyambut baik Resolusi 2797 Dewan Keamanan PBB yang diadopsi pada 31 Oktober 2025. Resolusi itu menilai skema otonomi di bawah kedaulatan Maroko sebagai basis yang serius, kredibel, dan berkelanjutan untuk menyelesaikan sengketa Sahara.

Menlu Bourita menyampaikan apresiasi atas konsistensi sikap Pantai Gading. Ia menyebut pembukaan Kantor Konsulat Jenderal Pantai Gading di Laayoune pada 18 Februari 2020 sebagai bukti kemitraan strategis kedua negara.

Respons dari Indonesia
Perkembangan ini mendapat tanggapan dari Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisama). Presiden Persisama Wilson Lalengke menilai dukungan Pantai Gading memperkuat validasi internasional terhadap integritas teritorial Maroko.

“Langkah konsisten Pantai Gading menunjukkan bahwa narasi separatisme sudah kehilangan legitimasi di tingkat regional maupun global,” ujar Wilson di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Ia juga menyoroti keberadaan konsulat Pantai Gading di Laayoune sejak 2020 sebagai indikator stabilitas dan pembangunan di wilayah tersebut. Menurut Wilson, skema otonomi adalah solusi humanis dan realistis yang layak mendapat dukungan internasional, termasuk Indonesia.

Pertemuan Rabat dinilai mempertegas tren dukungan negara-negara Afrika terhadap posisi Maroko di forum PBB.
© Copyright 2022 - MEDAN PERS