Breaking News

Imigrasi Bali Perkuat Kolaborasi Masyarakat dalam Pencegahan Pelanggaran WNA



Denpasar Bali, MedanPers Id
 Direktorat Jenderal Imigrasi memperkuat peran masyarakat dalam pencegahan dan penindakan pelanggaran oleh Warga Negara Asing (WNA) melalui patroli rutin dan program desa binaan. Upaya ini menjadi bagian dari Satuan Tugas (Satgas) Patroli Dharma Dewata 2026, yang menargetkan titik-titik primer dan sekunder rawan pelanggaran imigrasi di Bali.

Dalam briefing terkini, pejabat Imigrasi menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar seremoni, melainkan "petualangan" berkelanjutan untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara. "Fungsi generasi Imigrasi bukan hanya pelayanan, tapi juga pengamanan. Ketika keamanan masyarakat terganggu, kedaulatan negara ikut terancam," ujar pejabat tersebut.

 Tim patroli telah dibentuk secara terstruktur dengan dukungan maksimal dari Gubernur Bali, Kapolda Bali, dan personel Polda.
Langkah preventif juga ditingkatkan melalui pembentukan desa binaan di setiap Kantor Imigrasi (Kanim). Program ini melibatkan kolaborasi dengan masyarakat di desa-desa pindahan atau rawan, termasuk mazhab berbeda, untuk pemberdayaan komunitas. "Imigrasi harus untuk rakyat Indonesia. Di tiap Kanim, kami bina desa untuk pengawasan dan penindakan," tambahnya.

Satgas Patroli Dharma Dewata 2026 menargetkan operasi sistematis berkala, memastikan pengawasan ketat terhadap WNA overstay atau aktivitas mencurigakan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat rasa aman masyarakat Bali sekaligus menegakkan hukum imigrasi secara tegas.
© Copyright 2022 - MEDAN PERS