
@MedanPers Id Mengucapkan Sukses Dan Amanah Selalu
Denpasar, Bali – 6 Januari 2026 , Medan Pers. Id
Brigadir Jenderal Polisi Tatan Dirsan Atmaja, S.I.K., resmi naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Brigjend Pol.
Kenaikan pangkat ini disambut dengan ucapan selamat dari berbagai pihak, sekaligus memperkuat struktur kepemimpinan di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).Dalam pernyataan resminya, Brigjend Pol. Tatan Dirsan Atmaja menjabat sebagai Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Jabatan strategis ini bertanggung jawab atas pengamanan lapas, rumah tahanan, dan pengelolaan intelijen keamanan di seluruh wilayah Indonesia.
Kenaikan pangkatnya diumumkan melalui Surat Keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Nomor: SK/XX/1/2026, yang menandai pengakuan atas dedikasi dan kinerja luar biasa selama bertahun-tahun."Saya bersyukur atas kepercayaan ini dan berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pengamanan serta intelijen di sistem pemasyarakatan kita," ujar Brigjend Pol. Tatan Dirsan Atmaja saat dikonfirmasi tim redaksi, Selasa (6/1/2026). Ia menambahkan bahwa prioritas utamanya adalah mencegah kerusuhan lapas dan memperkuat koordinasi dengan Polri serta instansi terkait.
Kenaikan pangkat Brigjend Pol. Tatan terjadi di tengah tantangan keamanan pemasyarakatan nasional yang semakin kompleks, termasuk penanganan napi teroris, overcrowding lapas, dan peningkatan pengawasan digital. Sebelumnya, ia dikenal sebagai perwira senior Polri dengan pengalaman panjang di bidang intelijen dan pengamanan, termasuk penugasan di berbagai daerah rawan konflik.
Sementara itu, kalangan pakar hukum memuji langkah ini sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat sinergi Polri-Kemenkumham.
Kenaikan pangkat ini juga menjadi inspirasi bagi personel Polri lainnya, terutama di Bali dan Nusa Tenggara yang sering berkoordinasi dengan Direktorat Pengamanan dan Intelijen untuk pengamanan lapas setempat. Dengan jabatan barunya, Brigjend Pol.
Tatan diharapkan mampu menghadapi isu-isu terkini seperti rehabilitasi napi dan pencegahan radikalisme di balik jeruji besi.
Social Header